Pengertian spondylolisthesis dan gejalanya

Pengertian spondylolisthesis dan gejalanya

Spondylolisthesis adalah keadaan pada tulang bagian belakang bergeser dari posisi normal dan melengkung ke depan menutupi tulang di bawahnya.  Biasa terjadi spondylolisthesis di punggung bagian bawah.Jika tidak segera mendapat penanganan medis, lama kelamaan akan menekan di bagian saraf tulang belakang atau akarnya dan memberikan pengaruh rasa nyeri, mati rasa hingga tidak berdaya salah satu atau kedua tungkai kaki. Bentuk dari, tertekannya saraf juga dapat membuat Spondylolisthesis kesulitan mengontrol kegika akan buang air kecil atau buang air besar.

Pada saat tulang belakang normal seharusnya tulang dapat sejajar dengan satu dan lainnya. Tetapi, beda halnya dengan satu tulang belakang bergeser atau berpindah pada tempatnya yang dapat  mengganggu kinerja tulang di bawahnya. Jika keadaan pada tulang penderita tidak tepat, penderita akan sering memberikan keluhan saat terjadinya nyeri di punggung saat melakukan aktifitas nyeri sering mengganggu. Banyaknya kegiatan yang akan dilakukan para penderita harus bisa mengatasi masalahnya sediri jika tiba-tiba merasakan nyeri guna memberikan rasa kelegaan bisa mengontrol kegiatan dan nyeri pada sendi. Ketika kondisi sudah pada tingkatan paling parah usahakan selalu konsultasikan keadaan penderita untuk mencegah hal-hal yang lain.

Penyebab Spondylolisthesis cukup bervariasi di lihat dari  umur, keturunan, dan gaya hidup penderita. Faktor keturunan kemungkinannya ada bila pada kenyataannya faktor genetik tidak memandang usia. Dalam keadaan anak, yang mengalaminya memiliki sebab adanya faktor kelainan sejak lahir. Adanya faktor lain mungkin dapat mempengaruhi adanya pertumbuhan secara cepat ketika menginjak remaja.

Olahraga diduga menjadi penyebab pada saat peregangan yang berlebih juga kondisi  stres pada bagian punggung bawah dapat memiliki bentuk latihan , berupa sepak bola, senam, atletik, dan angkat beban. Keadaan ini dapat terjadi kemungkinan karena patah tulang punggung.

Adanya lima jenis utama Spondylolisthesis dan penyebabnya juga berbeda, yaitu:

1. Kelainan tulang belakang saat lahir

2. Trauma pada tulang belakang secara berulang-ulang terjadi pada atlet

2. Sendi pada tulang belakang yang sudah rapuh dan adanya radang sendi, cukup sering ditemui pada penderita lanjut usia

3. Luka dan trauma secara spontan pada tulang belakang

4. Kelainan tulang bisa disebabkan tumor 

Pada pemeriksaan fisik,  tahap pertama untuk memberikan diagnosis Spondylolisthesis

1. Seseorang yang kesulitan mengangkat kaki lurus saat dilakukannya pemeriksaan kini menjadi penanda secara pasti adanya keadaan ini.

2. Pemeriksaan menggunakan alat pemindaian akan terambil gambar pada tulang punggung bagian bawah untuk kepentingan data menentukan penyebab patah tulang dan lain-lain. Pemeriksaan dapat dilakukan berupa CT-scan atau MRI untuk memeriksa apakah ada penekanan pada saraf atau gangguan lain.

Gejala pada spondylolisthesis bermacam-macam jenis. Pada penderita yang penyakitnya ringan tidak dapat merasakan sakit. Pada penderita yang mempunyai penyakit yang cukup parah, adanya gangguan ini dapat memberikan tingkat ketidakmampuan  aktifitas dengan normal dalam setiap saat.

Adanya gejala Spondylolisthesis, antara lain:

1. Nyeri bagian punggung bawah semakin berat saat mulainya beraktivitas dan ketika berdiri. Biasanya akan membaik ketika  berbaring. Kondisi nyeri yang ditemukan biasanya dapat menetap.

2. Kekakuan pada punggung dan kaki.

Rasa nyeri ketika ada tekanan pada bagian punggung bawah.

3. Nyeri timbul di bagian paha.

4. Otot dan bokong mengalami tegang

5. Rasa nyeri, kebas atau  geli menjalar dari punggung hingga ke kaki. Adanya kemungkinan dapat  terjadi apabila penekanan pada saraf.

6. Lengkungan di  tulang belakang berlebih.