Anjing dan sampah lirik dari sebuah lagu karya Rhoma Irama yang berhasil dinyanyikan dan dipopulerkan oleh dirinya sendiri. Termasuk dalam genre musik dangdut yang kini banyak dicover oleh penyanyi dangdut ternama Indonesia. Meski sudah rilis sejak puluhan tahun lalu, lagu ini tetap eksis dan masih kerap dinyanyikan sampai saat ini. Hal ini disebabkan karena tingkat populer dan eksistensi penyanyinya yakni Rhoma Irama yang notabene sebagai raja dangdut Indonesia. Adapun lirik dan video rekaman lagunya saat ini juga mudah untuk Anda jumpai di berbagai media. Oleh sebab itu, tidak menutup kemungkinan generasi muda tetap mengetahui tentang lagu ini. Adapun kutipan lirik lagunya ialah sebagai berikut:

Anjing dan Sampah Lirik Lagu Oleh Rhoma Irama

‘Kau palingkan muka jika ku memandang’

‘Kau percikkan ludah bila ku menyapa’

‘Begitu tega kau patahkan hatiku’

‘Begitu tega kau hinakan diriku’

‘Kau tahu diriku memang tak berharga’

Itulah kutipan lima baris awal lagu Anjing dan Sampah yang sampai saat ini masih sering didengar dan dinyanyikam oleh beberapa penyanyi dangdut Indonesia. Lirik lagu ini memiliki arti dan makna yang cukup dalam yakni berupa perumpamaan yang mengandung banyak nilai majas Asosiasi. Di samping itu, lirik-liriknya juga sangat puitis karena terdapat pemilihan kata yang digunakan di dalamnya. Sehingga, lagu ini membutuhkan pemahaman secara konseptual bukan lagi tekstual karena anjing yang dimaksud dalam hal ini bukan berarti sebagai hewan anjing yang lucu-lucu seperti Mini Goldendoodle atau Pudel melainkan sebuah perumpamaan dalam kehidupan manusia, terutama dakam percintaan. Selain itu, makna dan amanat yang terkandung di dalamnya juga bisa dibilang sebagai hal yang explicit karena dibutuhkan penafsiran dari setiap arti liriknya terlebih dahulu sebelum menemukan arti atau maknanya. Maka, tidak heran ketika lagu anjing dan sampah masih populer sampai saat ini, karena pemusik ternama seperti Rhoma Irama tentunya telah mempertimbangkan banyak hal ketika penyusunan lagu, sehingga menghasilkan kombinasi lirik, nada dan instrumen musik yang enak didengar dan banyak disukai, baik kalangan orang tua sampai anak muda sekalipun.