Dalam sebuah pertandingan sepak bola, dengan strategi dan formasi apapun yang kita gunakan, tetap saja titik krusial permainan akan terletak di duel satu lawan satu antara pemain kita dengan pemain lawan. Duel satu lawan satu ini akan terjadi baik di tengah lapangan, di pinggir lapangan, ataupun di dalam kotak pinalti. Kemampuan dribble pemain menjadi aksesories saja. Mari kita simak Strategi Dalam Permainan we2012.

Dribble Melewati Lawan

Dribble di Winning Eleven 2012 jauh lebih sederhana daripada di Winning Eleven 2011 karena adanya tiga kemudahan yang dibuat di Winning Eleven 2012. Pertama adalah dibuatnya tombol trick untuk semua dribble dimana untuk settingan default tombol R2 adalah tombol dribble trick tersebut. Hampir semua trick dapat dilakukan hanya dengan menekan tombol itu + arah, dari dribble pelan, step over, side stepping, dan lainnya.

Momentum bergerak

Momentum bergerak yang dimaksud di sini adalah kecepatan belok dan juga akselerasi. Pada Winning Eleven 2012 pemain-pemain tidak bisa lari dan belok seenaknya, mereka akan mengalami efek momentum sehingga sering terjadi kondisi “terkecoh” dan kehilangan keseimbangan, sehingga tidak bisa mengejar lawan dengan cepat.

Selain itu juga efek momentum akan membuat penyerang unggul kecepatan karena faktor akselerasi (Explosive Power) dan menang langkah karena yang bertahan harus berhenti dulu membaca gerak lawan dahulu. Efek ini sebenarnya sudah ada di Winning Eleven 2011, tetapi pihak bertahan lebih “diuntungkan” karena efek momentum akan lebih besar dirasakan oleh yang membawa bola. Cukup seru bukan? tapi jika Anda tidak menyukai permainan bola coba Anda kunjungi bandarqq terpercaya, disana terdapat banyak permainan seru lainnya.

Strategi Dalam Permainan we2012

Penandaan Zona dan Menekan

Bertahan dan merebut di Winning Eleven 2012 menjadi sukar karena adanya faktor keberadaan bola yang terpisah dengan keberadaan pemain.Fitur ini yang menjadi faktor baru yang tidak ada di Winning Eleven 2011 dimana pada Winning Eleven 2011 bola dan pemain cenderung lekat / nempel menjadi satu. Marking pemain di Winning Eleven 2011 lebih ke arah menempel lawan / pressing body, dan ujung-ujungnya bola akan lepas dan kerebut.

Berbeda dengan hal itu, pada Winning Eleven 2012 kita harus fokus melihat bola tersebut, karena antara yang dribble dengan bolanya itu berbeda keberadaannya. Kita tidak bisa main tabrak lawan karena kemungkinan besar akan terjadi pelanggaran karena kaki kita tidak kena bola. Kita tidak bisa pressing lawan (tombol X) terlalu sering, karena akan terjadi pelanggaran. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, intensitas kontak fisik si Winning Eleven 2012 lebih terbatas daripada Winning Eleven 2011.